4 Pemuda Larikan Yamaha R25 Gara-gara Butuh Uang untuk Judi Online

Pada 2015 Polres Pidie menangkap empat komplotan pencuri sepeda motor (sepmor) berbaju Yamaha R25s warna merah.

Ironisnya, kejahatan keempat pemuda itu bermula dari desakan uang untuk berjudi online.

Alat pemisah yang dicuri tersebut kemudian dijual ke bank kustodian oleh pelaku sebelum akhirnya diamankan oleh polisi dan dijadikan sebagai barang bukti (BB).

Orang yang mengambil sepeda motor curian itu sekarang menjadi pengungsi dan masuk dalam daftar buronan polisi.

situs qq online

“Gerombolan pencuri itu pura-pura diketahui dan meminta alamat korban,” kata Kapolsek Pidie, AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH, didampingi ketua ops, AKP Iswahyudi, dan Kepala Badan Reserse Kriminal, Iptu Ferdian Chandra, MH, saat jumpa pers. pada hari Kamis (10 Desember 2020) di Mabes Polri setempat.

Kapolres menyatakan, korban yang yakin dengan persekongkolan itu akhirnya pergi bersama keempat pelaku.

Di tengah perjalanan dan di tempat yang sepi, korban yang masih remaja bernama Muksalmina (16) diserang oleh keempat pelaku.

Tidak hanya dianiaya, korban dijatuhkan di tengah jalan dan pelaku membawa sepeda motor senilai Rp 40 juta tersebut.

Para keempat tersangka tersebut merupakan WDN, 23 tahun, warga Desa Tanjong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara,” kata Kapolsek.

Kemudian BUS (24), warga Dusun Teungoh, Desa Alue Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

AR (22) warga Gampong Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, lanjut selanjutnya, ”lanjut AKBP Zulhir Destrian, SIK, MH.v.

Pelaku terakhir masih berstatus pelajar, RA (21), warga Dusun Meurandeh, Desa Rayeuk Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe.

“Keempat pelaku mencuri karena kecanduan judi online. Makanya butuh uang untuk main game online,” pungkas Kapolsek.

Artikel ini telah tayang di aceh.tribunnews.com